Bateriku Indonesia

Melepas Aki Mobil Saat Tidak Dipakai, Perlu atau Tidak?

Melepas Aki Mobil Saat Tidak Dipakai bisa jadi penyelamat atau bencana! Cari tahu mana yang bikin aki awet atau malah soak!

 

Kami masih ingat banget waktu itu—sekitar dua bulan lalu, Kami harus pergi ke luar kota untuk urusan kerjaan dan mobil Kami nggak dipakai sama sekali selama hampir tiga minggu. Kami pikir, “Ah, aman lah, mobil di garasi, nggak ada masalah.” Tapi waktu balik dan coba nyalain, starter cuma ngeklik pelan… dan ya, mobil nggak nyala. Setelah cek sana sini, ternyata akinya tekor. Dari situ Kami belajar satu hal penting: *melepas aki mobil saat tidak dipakai* itu bukan sekadar tips sembarangan. Bisa jadi penyelamat dompet!

 

Berangkat dari pengalaman itu, Kami mau cerita lebih lanjut soal penting nggaknya cabut aki kalau mobil bakal lama nggak dipakai. Mungkin Anda juga pernah atau bakal ngalamin hal serupa.

Apakah Semua Aki Mobil Sama Ini Faktanya!

Kenapa Mobil Jarang Dipakai Bisa Merusak Aki?

Dampak Mobil Jarang Menyala pada Kondisi Aki

Waktu mobil nganggur, ternyata listrik di aki tetap jalan lho. Alarm, jam, sistem komputer mobil—semuanya nyedot daya meski mesin mati. Lama-lama ya habis juga tegangannya. Dan kalau nggak diisi ulang, aki bisa soak total.

 

Bukan cuma itu, ternyata ada istilah sulfasi. Ini tuh kayak penumpukan kristal di dalam aki yang bikin kapasitasnya turun. Gara-gara nggak pernah dicas lewat alternator, kristal itu jadi keras dan permanen. Udah gitu, mustahil buat dibalikin normal kalau udah parah. Serem kan?

Tanda-Tanda Aki Mulai Melemah Karena Tidak Digunakan

Kami waktu itu ngerasa ada yang aneh:

 

  1. Starter kayak malas kerja
  2. Lampu dashboard redup banget
  3. Klakson cuma nyengau dikit
  4. Alarm tiba-tiba nggak bunyi
  5. Remote nggak bereaksi

 

Kalau Anda juga ngalamin hal yang sama, kemungkinan besar aki Anda udah mulai drop.

Apakah Melepas Aki Mobil Perlu Saat Tidak Dipakai Lama?

Kapan Sebaiknya Aki Mobil Dilepas?

Kalau mobil nggak dipakai lebih dari dua minggu, lebih aman kalau akinya dicabut. Bukan karena paranoid ya, tapi karena memang aki itu butuh “interaksi” buat tetap sehat.

 

Contohnya waktu Kami tinggalin mobil buat trip ke luar kota, itu kesalahan Kami nggak cabut aki. Kalau diulang, pasti Kami lepas dulu kabel minusnya.

 

Beberapa kondisi yang bikin Anda perlu pertimbangin lepas aki:

 

  1. Mobil ditinggal liburan
  2. Dinas luar kota
  3. Mobil klasik yang cuma keluar sesekali

Risiko Jika Aki Tidak Dilepas Saat Mobil Lama Parkir

Nggak dilepas, risikonya cukup lumayan:

 

  1. Daya aki habis total
  2. Kerusakan karena sulfasi tadi
  3. Umur aki jadi lebih pendek
  4. Kemungkinan korslet listrik (iya, ini bisa kejadian)
  5. Sistem elektronik jadi error saat hidupin lagi

 

Kami pribadi udah ngerasain semua di atas, dan percaya deh, itu bikin stress. Lebih baik repot sedikit di awal, daripada keluar biaya di akhir.

Cara Melepas Aki Mobil yang Aman dan Benar

Peralatan yang Diperlukan untuk Melepas Aki Mobil

Nggak ribet, Anda cuma butuh:

 

  1. Sarung tangan karet (safety first!)
  2. Kunci pas (ukuran 10 biasanya)
  3. Obeng, tergantung model dudukannya
  4. Lap bersih buat bersihin terminal

Langkah-Langkah Melepas Aki Mobil Saat Tidak Dipakai dengan Aman

  1. Pastikan mobil mati total, kunci dilepas
  2. Buka kap mesin dan cek posisi aki
  3. Lepas kabel negatif (-) dulu ya, ini penting
  4. Baru setelah itu kabel positif (+)
  5. Angkat aki pelan-pelan (jangan sampai jatuh ya!)
  6. Simpan di tempat kering dan teduh

 

Tips: Jangan sampai urutan salah, karena bisa nyetrum atau bikin korslet kalau kabel positif nyentuh logam saat negatif masih terpasang.

Alternatif Selain Melepas Aki Mobil

Gunakan Battery Maintainer atau Trickle Charger

Kami sempat coba trickle charger dan itu penyelamat banget! Alat ini ngasih arus kecil yang stabil biar aki tetap hidup. Cocok buat yang males bongkar pasang kabel tiap mobil nggak dipakai.

Nyalakan Mobil Secara Berkala untuk Menjaga Aki

Kalau nggak punya charger, coba deh rutinin nyalain mobil seminggu sekali. Jalan keliling kompleks 15–20 menit cukup kok. Biar alternator kerja dan aki tetap sehat.

 

Ini juga jadi alasan Kami kadang nyalain mobil tengah malam pas inget—daripada besok soak!

FAQ Seputar Melepas Aki Mobil Saat Tidak Dipakai

Berapa Lama Aki Mobil Boleh Dilepas?

Kalau Anda simpan aki dengan cara yang benar—di tempat kering, nggak kena matahari langsung, dan posisi tegak—aki bisa tahan dilepas hingga 2–3 bulan. Tapi perlu dicatat ya, walau dicabut, aki tetap bisa kehilangan daya secara perlahan. Jadi kalau bisa, cek voltase tiap 2 minggu pakai voltmeter sederhana. Simpel banget dan bikin aki Anda tetap sehat.

Haruskah Aki Mobil Dicabut Saat Tidak Digunakan?

Kalau mobil beneran nggak bakal dipakai lebih dari dua minggu, sebaiknya dicabut aja. Ini bukan soal ribet atau nggaknya, tapi soal mencegah aki drop total. Tapi kalau Anda punya alat kayak trickle charger, ya bisa lebih fleksibel. Intinya: kalau nggak bisa rutin nyalain mobil, cabut aja deh.

Jika Mobil Jarang Dipakai, Apakah Aki Harus Dilepas?

Melepas Aki Mobil Saat Tidak Dipakai harus apa enggak? Nggak harus dilepas sih, tapi lebih aman kalau iya. Apalagi kalau Anda tahu bahwa mobil nggak bakal jalan dalam waktu lama. Aki yang terus-menerus kehilangan daya tanpa isi ulang itu bakal rusak pelan-pelan. Kalau Anda Kaming aki (dan dompet), lebih baik dilepas.

Melepas Aki Min Dulu Apa Plus Dulu?

Selalu lepas negatif (-) dulu. Ini penting banget dan banyak orang suka salah. Soalnya kabel negatif nyambung ke body mobil. Kalau Anda lepas positif dulu dan kunci nyenggol body mobil, bisa muncul percikan api atau bahkan korslet. Safety first, ya!

Bagaimana Cara Menyimpan Aki Mobil Yang Tidak Dipakai?

Simpan di tempat sejuk, kering, dan jauh dari benda logam atau cairan. Jangan ditaruh langsung di lantai semen karena katanya bisa mempercepat kehilangan daya—pakai alas kayu atau karton. Dan pastikan posisi aki tegak, jangan miring apalagi rebah. Kalau bisa, periksa voltase dan bersihin terminalnya secara berkala.

Apakah Boleh Melepas Aki Mobil Matic?

Boleh banget, nggak masalah. Tapi memang, mobil matic (apalagi yang sudah canggih) biasanya punya sistem elektronik yang sensitif. Saat aki dipasang kembali, beberapa fitur kayak jam digital, sistem audio, atau bahkan ECU bisa reset. Jadi, jangan panik kalau tiba-tiba radio Anda minta kode. Baca buku manual mobilmu dulu biar nggak bingung.

Kesimpulan: Melepas Aki Mobil Saat Tidak Dipakai, Perlu Atau Tidak?

Buat Kami pribadi—dan mungkin Anda juga—melepas aki mobil saat nggak dipakai dalam waktu lama itu bukan hal sepele. Ini bisa jadi langkah kecil yang ngelindungin kita dari pengeluaran besar.

Kalau Anda tipe orang yang suka praktis, pakai maintainer bisa jadi opsi keren. Tapi kalau niat menjaga aki dengan serius, cabut kabel negatif sebelum pergi lama itu langkah cerdas.

Intinya? Jangan anggap remeh mobil yang nganggur. Rawat aki, rawat mobilmu. Biar pas dipakai lagi, semuanya siap jalan tanpa drama.

Dan kalau Anda butuh bantuan, Bateriku.id siap bantu mulai dari cek aki sampai ganti di tempat. Serius, praktis banget!

Random Image