Cara Ganti Aki Mobil Yang Benar tanpa ribet! Banyak orang salah urutan pasang, Anda jangan sampai ikut-ikutan! Cek caranya di sini!
Jujur aja, dulu Kami sempat panik banget waktu mobil tiba-tiba nggak mau nyala pagi-pagi. Udah buru-buru, telat kerja pula. Ternyata, biangnya adalah aki yang soak. Dari situ Kami belajar—dan akhirnya cukup pede buat bilang, Kami tahu persis cara ganti aki mobil yang benar. Nggak ribet, nggak harus ke bengkel kalau memang kondisinya memungkinkan.
Nah, buat Anda yang mungkin ngalamin hal yang sama atau pengen jaga-jaga, artikel ini Kami tulis sepraktis mungkin. Kita bahas dari pengalaman pribadi, kesalahan yang sempat Kami buat (iya, Kami sempat salah urutan pasang aki 😅), sampai tips-tips yang bikin aki lebih awet.
Waktu pertama kali ngerasain aki mulai lemah, gejalanya nggak langsung kentara. Tapi makin lama, makin jelas:
Kalau udah gini, sebaiknya mulai siap-siap ganti aki deh. Jangan nunggu mobil mogok di parkiran.
Secara umum, aki mobil tahan sekitar 1,5 sampai 3 tahun. Tapi ini tergantung juga sih dari pemakaian dan jenisnya. Aki kering biasanya lebih praktis tapi kadang umurnya lebih pendek dibanding aki basah. Kami pribadi pakai aki kering, dan pengalaman Kami, setelah 2 tahun lebih dikit, mulai rewel.
Dulu Kami pikir ganti aki harus alat khusus. Ternyata enggak juga. Cukup siapkan:
Ini penting banget, karena Kami pernah hampir konslet gara-gara pegang terminal sambil kunci kontak masih nyantol. Jadi pastiin dulu:
Nggak semua aki cocok buat semua mobil. Waktu pertama kali beli, Kami salah beli aki yang terminalnya kebalik—alhasil nggak bisa dipasang. Jadi, perhatikan ini:
Kalau ragu, tinggal cek buku manual mobil Anda atau tanya langsung ke teknisi Bateriku.id, Bateriku helpful banget.
Jangan kayak Kami waktu itu, nekat lepas terminal padahal mesin baru dimatiin. Itu bahaya. Matikan mesin, tunggu beberapa menit, lalu lepas kabel negatif (-) dulu. Kenapa? Biar nggak terjadi korsleting kalau alat kerja Anda nyentuh bodi mobil.
Kerak-kerak putih di terminal bisa ganggu arus listrik. Kami biasanya pakai sikat kawat buat bersihin, lalu lap kering biar hasilnya bersih maksimal.
Nah ini yang sempat Kami salah: pasang kabel negatif dulu. Ternyata, yang benar itu positif (+) dulu. Baru setelah itu sambung negatif (-). Supaya nggak ada loncatan arus listrik yang bisa bikin Anda kaget (atau lebih parah).
Kalau punya multimeter, cek tegangan aki baru. Idealnya 12,4–12,7V dalam keadaan mati. Setelah dipasang, nyalain mesin dan lihat apakah lampu dashboard terang, suara starter lancar, dan elektronik normal.
Kalau pakai aki basah, jangan lupa isi ulang air aki. Tapi kalau aki kering kayak yang Kami pakai sekarang, cukup cek visual dan sesekali pakai voltmeter.
Kami pernah tinggalin mobil libur Lebaran tanpa dinyalain sama sekali. Hasilnya? Aki tekor total. Sekarang, Kami biasain nyalain mobil seminggu sekali, minimal 15 menit.
Jangan tergiur harga miring. Aki murah seringkali cepat rusak. Kami pernah beli di toko random, baru 6 bulan udah soak. Sejak itu, Kami cuma beli dari penyedia resmi kayak Bateriku.id. Lebih tenang, bergaransi pula.
Waktu ganti aki dan tercium bau sulfur (kayak telur busuk), itu bukan tanda baik. Bisa jadi ada kebocoran atau korsleting. Segera panggil teknisi, jangan ambil risiko.
Kalau setelah ganti aki malah lampu berkedip atau audio mati-nyala, itu bisa berarti pemasangan kurang presisi. Mending panggil teknisi sebelum makin parah.
Ini penting banget dan sering bikin bingung tentang Cara Ganti Aki Mobil Yang Benar. Saat Anda mau memasang aki, sambungkan kabel positif (+) lebih dulu, baru kemudian negatif (-). Kenapa harus begitu? Karena kalau Anda sambung negatif dulu, lalu alat atau tangan Anda tanpa sengaja nyentuh bagian logam, bisa langsung nyetrum karena ada arus listrik aktif dari positif. Nggak lucu kan, kalau lagi pasang aki malah bikin percikan?
Nah, kalau Anda mau melepas aki, urutannya kebalik. Cabut dulu kabel negatif (-), baru kemudian kabel positif (+). Ini biar lebih aman dan mencegah korsleting. Simpel tapi vital!
Oke, ini urutan lengkap Cara Ganti Aki Mobil Yang Benar nya ya, supaya Anda nggak salah langkah:
Setelah itu, cek semua sistem kelistrikan dan coba nyalakan mobil. Kalau semua normal, berarti Anda sukses!
Ini sering jadi jebakan. Waktu melepas aki, Anda harus selalu buka kabel negatif (-) dulu, bukan positif. Soalnya, kalau Anda buka positif dulu dan alat Anda nyentuh bodi mobil, bisa muncul percikan atau korslet. Percikan kecil aja udah cukup buat bikin panik, apalagi kalau sampai kena komponen penting. Jadi inget: min dulu, baru plus.
Kalau Anda mau tinggalin mobil cukup lama, misalnya lebih dari 7 hari, sebaiknya lepas terminal negatif (-) aja. Nggak perlu sampai copot semua. Ini supaya aki nggak tekor karena sistem mobil biasanya tetap narik arus walau mobil dimatikan—kayak alarm, jam digital, dan sebagainya.
Cara lepasnya gampang kok: pastiin mesin mati dan cabut kunci, lalu buka baut terminal negatif dan angkat kabelnya. Bungkus ujung kabel dengan kain kering supaya nggak nyentuh logam. Simpan dengan aman dan jangan sampai kena air.
Ganti aki mobil sendiri ternyata nggak seseram yang Kami bayangin dulu. Setelah tahu cara ganti aki mobil yang benar, Kami jadi lebih percaya diri dan hemat waktu juga. Nggak harus nunggu teknisi kalau kondisinya darurat.
Tapi kalau Anda ngerasa nggak yakin atau pengen cara yang lebih praktis, tinggal hubungi Bateriku.id. Bateriku bisa datang ke lokasi, gantiin aki, dan pastiin semua aman. Aki baru, servis cepat, dan bergaransi. Biar Anda bisa jalan lagi tanpa drama.